Lapas Narkotika Gunung Sindur Panen Bibit Gurame dari Pemijahan Mandiri, Siap Pasok Pasar dan Petani
![]() |
| Panen Bibit Hasil Pemijahan Mandiri Gurame ( dok : humas de’Guns ) |
Gunung Sindur, 30 Agustus 2025 — Keberhasilan panen bibit gurame padang berukuran 2 cm di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur menjadi langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan. Bibit yang dijual dengan harga Rp1.000 per ekor ini berasal dari hasil pemijahan mandiri yang dikelola oleh lapas, dan kini siap dipasarkan kepada petani serta masyarakat. Pencapaian ini menegaskan bahwa lapas tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga mampu menghadirkan produk yang bernilai ekonomi.
Kegiatan ini sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan ketahanan pangan nasional serta mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Pemijahan mandiri yang dijalankan Lapas Gunung Sindur menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memastikan ketersediaan sumber pangan yang berkelanjutan.
| Bibit Gurame Hasil Pemijahan Mandiri ( dok : humas de’Guns ) |
Kepala Lapas Narkotika Gunung Sindur, Bambang Wijanarko, menyampaikan bahwa panen bibit gurame ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran yang berkomitmen mengembangkan program kemandirian. Menurutnya, dengan pemasaran bibit ke pasar dan petani lokal, manfaat program ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus memperkuat posisi lapas sebagai mitra pembangunan.
Melalui program pemijahan mandiri ini, Lapas Narkotika Gunung Sindur tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang perikanan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat terus diperluas agar memberi dampak lebih besar bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Komentar
Posting Komentar