Lapas Narkotika Gunung Sindur Optimalkan Lahan Beranggang untuk Peternakan Bebek dan Entok

Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur terus berupaya mengoptimalkan setiap potensi lahan yang dimiliki untuk mendukung ketahanan pangan. Salah satunya dengan menjalankan peternakan bebek dan entok di area beranggang. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pada 13 September 2025, Kepala Lapas Bambang Wijanarko meninjau langsung perkembangan peternakan tersebut. Turut hadir dalam peninjauan itu Kasi Giatja Whisky Whilltion, Kasubsi Bimker dan PHK Brilian Jati Waskito, serta Kasubsi Sarana Kerja Lasa Roy Marpaung bersama tim kegiatan kerja. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan bahwa proses pemeliharaan ternak berjalan baik tanpa hambatan berarti.
Jumlah ternak yang saat ini dipelihara meliputi 138 ekor bebek dan 5 ekor entok. Untuk mendukung keberlangsungan peternakan, pakan ternak disiasati dengan memanfaatkan sisa bahan makanan dari dapur lapas sehingga lebih hemat dan ramah lingkungan. Usai pengecekan, Kalapas memberikan arahan strategis agar kegiatan ini dapat terus ditingkatkan. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya mendukung kebijakan pemerintah terkait pangan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi pembinaan warga binaan agar lebih produktif dan mandiri.

Komentar